Sabda Rasulullah saw
" TSUMMA QOLA LAU JA'A QO ILUN LAA ILAHA ILLALLAH BIQURBIL ARDHI DZUNUBAN LAGHOFARALLAHU LAHU DZALIKA"
Artinya: Jika ada seseorang yang mengucapkan "Laa ilaha illallah"secara benar meskipun ia mempunyai dosa sebesar bumi akan diampuni Tuhan dosa itu."
Kalimat itu dinamakan kalimat "Thoyyibah" yang dapat mensucikan orang yang mengucapkannya dari pada syirik jali, sebagaimana ia dapat membersihkan jiwa orang itu dari syirik khofi dan menjadikan orang itu orang yang ikhlas dan murni, begitu juga kalimat ini dapat membuka hati manusia daripada hijab yang selalu tersangkut kepada kebendaan, serta membersihkan jiwa orang daripada segala kotoran dan sifat-sifat kebinatangan.
Kalimat "Laa ilaha illallah" mengaruniai kasyaf bagi yang mengucapkannya untuk selama-lamanya' disamping mengarunia i sifat sidiq, ikhlas, ilmu laduni, rahasia-rahasia yang aneh dan akan diberi musyahadah bermacam-macam alamat dari Tuhan.
Karunia yang demikian baru akan dapat diperoleh, jika ucapan kalimat itu muncul dari hati yang taqwa dan suci dari selain daripada Allah swt, bukan hanya kalimat yang dipetik dan didengar saja dari mulut-mulut orang awam.
Kalimat nafik isbad itu meskipun sepotong ayat yang pendek, tetapi maknanya sangat luas meliputi seluruh hati, jika diambil dengan butir-butir tauhid dari hati yang hidup, butir-butir itu akan tumbuh, berlainan dengan butir-butir yang tidak mencapai hajad dan tidak hidup.( berlanjut...)
Komentar
Posting Komentar